UNSURTANAH_News, Palembang - Polusi gas Amonia yang dihasilkan oleh PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) di Kelurahan 1 Ilir Palembang, diduga telah menyebar sampai ke pemukiman warga setempat. Akibat gas Amonia yang menyebar ke pemukiman warga, puluhan warga sekitar dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) PT Pusri.
Warga di Jalan Sultan Agung RT 11-13, Kelurahan 1 Ilir Palembang awalnya mencium aroma gas Amonia yang sangat menyengat, pada Kamis (1/11/2018) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.
Menurut Ima (45), warga Jalan Sultan RT 11 Kelurahan 1 Ilir Palembang, aroma gas Amoniak yang semakin pekat tercium, membuat dia dan juga warga lainnya merasakan gangguan pernapasan.
"Perut kami sekeluarga mual-mual, mata perih, dan sesak napas. Jadi kami pakai handuk basah untuk menutup hidung dan mulut," katanya, Jumat 2 November 2018.
Pintu dan jendela rumahnya langsung ditutup rapat, walau aroma menyengat gas amoniak masih tercium hingga 25 menitan.
Tak lama kemudian, mereka mendengar suara mobil ambulance yang masuk ke pemukimannya. Ternyata ada beberapa warga baik anak-anak maupun orang dewasa yang harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PT Pusri akibat Gas Amoniak .
"Warga yang dibawa ke IGD RS PT Pusri itu mengalami muntah parah, sesak napas akut, dan ada yang menderita sakit jantung juga dievakuasi karena pernapasannya terganggu," ujarnya.
"Mereka diberi oksigen dan langsung dipulangkan tak lama kemudian. Kata mereka, biaya pengobatan dibayar oleh PT Pusri,".
Hal sama dirasakan Eti (49) dan keluarganya. Usai merasakan mual-mual, Eti langsung muntah, begitu juga dengan anaknya yang berusia 7 tahun.
"Saya sampai muntah tiga kali, anak-anak juga ada yang mual dan muntah. Kami jadi tidak berani buka pintu rumah. Karena rumah kami berbahan kayu, jadi sangat mudah udaranya masuk ke dalam rumah," ujarnya.
Paparan gas Amonia milik PT Pusri sering mengganggu pernapasan warga sekitar. Bahkan di bulan Oktober 2018 kemarin, aroma menyengat gas Amonia tercium beberapa kali. Namun baru Kamis malam, aroma gas Amonia begitu pekat dan mengganggu pernapasan para warga.
Menurut Nani (53) yang sejak lahir tinggal di kawasan tersebut, hampir setiap bulan mereka selalu mencium aroma gas Amonia.
Gas Amonia Menyebar di Palembang
Reviewed by UNSUR TANAH
on
November 03, 2018
Rating:
Reviewed by UNSUR TANAH
on
November 03, 2018
Rating:





No comments: